Beriman Istiqomah Kembali Kepada Allahﷻ
Walaupun kita mempunyai musuh luaran - syaitan, jin dan manusia yang sentiasa mencari jalan memesongkan pemikiran. Tetapi ramai antara kita mempunyai musuh yang lebih besar bersembunyi di dalam diri: nafsu yang tidak terkawal, kehendak hati yang tidak menepati tujuan kita dizahirkan kedunia. Sifat-sifat nafsu ammarah, ego, cemburu, bangga dan lain-lain nafsu yang sudah pasti tidak mendekatkan diri kepada Allahﷻ . Nafs mendorong kita untuk menderhaka kepada Allahﷻ dan mengutamakan kehidupan dunia ini.
Dalam era di mana kita dihujani dengan keraguan (shubuhāt) dan keinginan (shahawāt), lebih penting lagi kita belajar tentang sifat nafs kita, apa yang menyucikannya dan apa yang mengindahkannya. Allahﷻ berfirman,
قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّىٰهَا ، وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّىٰهَا
Nabi ﷺ akan meminta kepada Allah (subḥānahū wa taʿālā) untuk membersihkan hatinya:
اَللّٰهُمَّ آتِ نَفْسِيْ تَقْوَاهَا ، وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا ، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا ، اَللّٰهُمَّ إِنِّىْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَّا يَنْفَعُ ، وَمِنْ قَلْبٍ لَّا يَخْشَعُ ، وَمِنْ نَّفْسٍ لَّا تَشْبَعُ ، وَمِنْ دَعْوَةٍ لَّا يُسْتَجَابُ لَهَا
Ya Allah, berikanlah ketakwaan kepada jiwaku dan sucikanlah ia, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik yang dapat membersihkannya. Anda adalah Pelindung dan Tuannya. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyuk, jiwa yang tidak puas dan doa yang tidak dikabulkan.
(Riwayat Muslim)


No comments:
Post a Comment